Saat ini Kota Tegal Miliki 22 Sarang Walet

HASIL pendataan tim Pemkot, saat ini ada 22 sarang burung walet. Keberadaannya diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak, sesuai tujuan penyusunan Raperda pajak daerah. Sebab selama ini keberadannya tanpa ditarik pajak sama sekali.

Menurut Plt Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Maslurin, dasar penyusunan draf Raperda tentang pajak daerah yakni Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 akan berakhir pada 31 Desember 2011. Sehingga awal tahun 2012, harus menggunakan Perda pajak daerah baru, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan berlaku, kecuali Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) akan berakhir 31 Desember 2013.

“Sesuai draf Raperda tentang pajak daerah yang kami ajukan, ada beberapa obyek wajib pajak yang diharapkan bisa meningkatkan PAD. Antara lain pajak sarang burung walet, pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan umum, pajak parkir, pajak air tanah, pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan serta bea perolehan hak atas tanah dan bangunan,” ujarnya.

Lebih lanjut Maslurin mengungkapkan, salah satu obyek wajib pajak baru yang selama ini belum tersentuh sama sekali, yakni pajak sarang burung walet. Padahal jumlahnya cukup banyak, hasil pendataan tim di Kota Tegal ada 22 sarang burung walet, dan selama ini tidak ada kontribusi pajak atau pendapatan ke kas daerah. Sehingga dengan diterapkannya Perda pajak daerah nanti, diharapkan menambah PAD Kota Tegal dari sektor pajak. Soal tarif dan ketentuan teknis lainnya, saat ini draf Raperda bakal dibahas alat kelengkapan DPRD setempat. “Pengambilan sarang burung walet yang dikenakan, yakni Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP, red). Sedangkan kegiatan pengambilan dan atau pengusahaan sarang burung walet lainnya yang ditetapkan dengan Perda.”

Ditandaskan Maslurin, dengan adanya beberapa obyek wajib pajak baru, diharapkan PAD Kota Tegal dapat naik. Soal persentasenya dibahas lebih teknis ketika pembahasan Raperda. Sedangkan PAD Kota Tegal tahun 2010 sebesar Rp12 miliar, dan tahun ini ditargetkan Rp16 miliar. “Kami targetkan PAD 2011 mencapai Rp16 miliar dapat tercapai. Bahkan dengan adanya obyek wajib pajak baru, kami harapkan bisa lebih dari Rp16 miliar,” tukasnya.

Di tempat terpisah, Ketua Komisi II DPRD, Hendria Priatmana SE meminta dengan adanya Perda tentang pajak daerah, ada target riil kenaikan PAD. Sehingga bukan masih abstrak, tapi ada target riil kenaikan secara persentase. Sebab kalau tidak ada kenaikan, maka Perda pajak daerah sia-sia. “Dalam draf Raperda pajak daerah, kami melihat ada beberapa obyek wajib pajak. Sehingga kami minta keberadaanya mendongkrak PAD, bukan abstrak kenaikannya.”

sumber:http://www.radartegal.com/index.php/Saat-ini-Kota-Tegal-Miliki-22-Sarang-Walet.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s